Dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, keluarga besar Balai Taman Nasional melaksanakan kegiatan buka puasa bersama sebagai wujud kebersamaan dan penguatan silaturahmi antarpegawai. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh jajaran pimpinan, pegawai, serta DWP Balai Taman Nasional Kayan Mentarang.
Momentum buka bersama ini tidak hanya menjadi ajang untuk berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi para rimbawan dalam memperkuat semangat pengabdian terhadap pelestarian hutan dan keanekaragaman hayati. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu mempererat solidaritas serta meningkatkan komitmen dalam menjalankan tugas menjaga kawasan konservasi.
Dalam sambutannya, Kepala Balai menyampaikan bahwa peringatan Hari Bakti Rimbawan yang bertepatan dengan Ramadan menjadi momen yang tepat untuk meneguhkan kembali nilai pengabdian dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai penjaga alam.
“Momentum Hari Bakti Rimbawan yang hadir di bulan Ramadan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk bekerja dengan penuh keikhlasan, menjaga amanah dalam pengelolaan kawasan konservasi, serta memperkuat kebersamaan dalam keluarga besar rimbawan. Semoga semangat pengabdian ini terus terjaga dalam upaya melestarikan hutan dan keanekaragaman hayati bagi generasi mendatang.”
Lebih lanjut disampaikan bahwa semangat pengabdian para rimbawan diharapkan dapat terus terjaga dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan ekosistemnya sebagai penopang kehidupan.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang mengingatkan pentingnya memaknai puasa secara menyeluruh. Disampaikan bahwa puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih kesabaran, kejujuran, serta kemampuan mengendalikan diri, termasuk menjaga lisan dari perbuatan ghibah atau membicarakan keburukan orang lain.
Melalui momentum ini, diharapkan semangat kebersamaan, keikhlasan dalam bekerja, serta komitmen para rimbawan untuk menjaga kelestarian alam dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.
Bogor, 6 Januari 2026. Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni menyambut gembira kelahiran pertama bayi panda di Indonesia. Pengumuman kelahiran ini disampaikan langsung pada acara “Public Annnouncement The 1st Giant Panda Cub Born in Indonesia”, di Taman Safari Indonesia (TSI), Bogor, Selasa (6/1/2025).
Dalam kegiatan ini, Menhut Raja Juli Antoni beserta Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia H.E. Wang Lutong, didampingi oleh Pendiri Taman Safari Indonesia (TSI) Jansen Manansang mengamati bayi panda di Istana Panda, TSI.
“Ini adalah hari yang berbahagia, karena hari ini adalah hari ke-40 lahirnya bayi panda di Indonesia,” ungkap Raja Juli Antoni.
Menhut menyampaikan bahwa kehadiran bayi panda ini bukan sekedar kelahiran satwa, tapi menjadi bukti nyata kerja sama diplomasi lingkungan dan kolaborasi ilmiah internasional yang telah dibangun secara berkelanjutan antara Indonesia dan Republik Rakyat Tiongkok.
“Kelahiran bayi panda ini bukan hanya kabar baik bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia. Ini menegaskan bahwa konservasi dapat berjalan seiring dengan diplomasi, persahabatan antarnegara, serta kemajuan ilmu pengetahuan,” tegas Menhut.
Bayi panda dari pasangan Cai To (jantan) dan Hu Chun (betina) diberi nama langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto dengan nama “Satrio Wiratama” dengan penulisan dalam bahasa Mandarin Li Ao (里奥) dari nama panggilan Rio.
“Lahirnya bayi panda yang diberi nama oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto, nama yang sangat indah, nama yang sangat bermakna Yaitu Satrio Wiratama. Satrio artinya adalah kesatria, pemberani, mulia, dan berbudi luhur,” tambah Menhut Raja Antoni.
Menurut Menhut, kehadiran panda di Indonesia merupakan hasil usaha dari tiga kepemimpinan presiden RI, yakni Susilo Bambang Yudhoyoni (SBY), Joko Widodo (Jokowi), dan Prabowo.
“Usaha untuk mendatangkan bapak ibunya Rio ini telah dilakukan sejak zaman Pak Presiden SBY. Diterima pada tahun 2017 oleh Presiden Joko Widodo dan akhirnya lahirlah bayi Rio ini pada masa Bapak Presiden Prabowo Subianto,” jelas Menhut.
Duta Besar Tiongkok, Wang Lutong mengatakan kelahiran Rio telah disampaikan ke Presiden Tiongkok, ia merasa sangat bangga dengan pencapaian ini.
“Rio akan membawa lebih banyak keberhasilan dan keberuntungan bagi Presiden serta rakyat Indonesia,” tambahnya.
Pendiri Taman Safari Indonesia Group dan penggagas program konservasi panda di Indonesia, Jansen Manansang mengatakan kelahiran Rio menjadi simbol keberhasilan konservasi di Indonesia.
“Terdapat empat aspek yang diprioritaskan Taman Safari Indonesia, yakni memperdalam kerja sama ekologi internasional, integrasi lintas budaya, mendorong penelitian ilmiah dan teknologi lintas negara, mendorong pengembangan industri,” tutup Jansen.(*)
Malinau (22/12), Balai Taman Nasional Kayan Mentarang turut menggelar upacara peringatan Hari Ibu ke-97. Peringatan Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember merupakan momentum penting untuk mengenang semangat, perjuangan, dan pengabdian perempuan Indonesia dalam berbagai bidang kehidupan. Hari Ibu bukan sekadar ungkapan kasih kepada sosok ibu dalam lingkup keluarga, tetapi juga peringatan atas peran strategis perempuan sebagai penggerak perubahan, penopang bangsa, dan penjaga nilai-nilai kemanusiaan. Peringatan Hari Ibu Tahun 2025 ini mengangkat tema Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045. Tema ini menjadi pengingat bahwa perempuan bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi motor utama perubahan. Perempuan Indonesia bekerja dalam berbagai keterbatasan, namun tetap menjadi pilar ekonomi keluarga, penjaga nilai budaya, pemimpin komunitas, inovator teknologi, pelaku usaha, dan penjaga keberlanjutan kehidupan Dalam amanat Inspektur Upcara, disampaikan bahwa Penyelenggaraan Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 juga sejalan dengan agenda nasional, termasuk implementasi Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam kerangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, penguatan sistem perlindungan, penghapusan diskriminasi, serta percepatan pemberdayaan perempuan di berbagai sektor.
Long Midang (18/12), Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) dan Tentara Darat Malaysia (TDM) melaksanakan upacara pembukaan Patroli Terkoordinasi di wilayah perbatasan darat Indonesia – Malaysia. Patroli gabungan ini akan dilaksanakan oleh Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonarmed 4/ PRH dan 20 RAMD TDM.
Patroli terkoordinasi ini merupakan kegiatan patroli keamanan bersama yang melibatkan berbagai pihak,untuk menjaga batas wilayah, keamanan maritim, dan mempererat hubungan bilateral, seringkali menggunakan teknologi dan koordinasi intelijen untuk meningkatkan efektivitas pencegahan kejahatan dan menjaga stabilitas keamanan. Tujuannya mencakup menjaga integritas wilayah, meningkatkan profesionalisme, dan membangun sinergi antar lembaga atau negara.
Kegiatan patroli terkoordinasi yang akan dilaksanakan oleh gabungan tentara Indonesia dan tentara Malaysia yaitu mengecek patok batas negara dengan target 80 patok selama kurang lebih 3 hari. Target patroli ini berada di sepanjang garis perbatasan Indonesia – Malaysia yang merupakan bagian dari wilayah kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang
Malinau — Balai Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) meluncurkan aplikasi mobile resmi Taman Nasional Kayan Mentarang sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keterbukaan informasi kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital.
Aplikasi mobile TNKM dirancang sebagai sarana informasi publik yang memuat berbagai data dan informasi terkait kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang, antara lain peta kawasan, potensi budaya dan wisata, serta informasi penting lainnya yang dapat diakses secara mudah dan cepat oleh masyarakat.
Selain menyediakan informasi, aplikasi ini juga mendukung pelayanan publik berbasis digital, seperti pengajuan izin masuk kawasan, permohonan perizinan, serta layanan administrasi lainnya. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik di lingkungan Balai TN Kayan Mentarang.
Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi aplikasi mobile ini, Balai TN Kayan Mentarang juga akan menyediakan panduan dan tutorial instalasi serta penggunaan aplikasi, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan seluruh fitur yang tersedia secara optimal.
Melalui peluncuran aplikasi mobile ini, Balai Taman Nasional Kayan Mentarang berkomitmen untuk terus melakukan inovasi pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, guna memberikan pelayanan yang lebih baik, mudah diakses, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Malinau, 3 Desember 2025 — Balai Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) melaksanakan kegiatan Konsultasi Pelayanan Publik pada Selasa (3/12). Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, yakni melalui pertemuan tatap muka langsung dan daring, sebagai wujud komitmen Balai TNKM dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Kegiatan Konsultasi Pelayanan Publik ini melibatkan berbagai pihak dari luar instansi sebagai bentuk keterbukaan serta upaya menjaring masukan, saran, dan aspirasi dari para pemangku kepentingan terkait penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan Taman Nasional Kayan Mentarang.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan baik melalui diskusi yang konstruktif, pertukaran pandangan, serta penyelarasan pemahaman bersama antara Balai TNKM dan para peserta. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi dan penguatan dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang lebih efektif dan responsif.
Dari hasil konsultasi tersebut, diperoleh sejumlah kesepakatan dan rekomendasi bersama yang akan menjadi dasar dalam penguatan dan penyempurnaan pelayanan publik di Balai Taman Nasional Kayan Mentarang ke depan.
Melalui kolaborasi dan keterbukaan dengan berbagai pihak, diharapkan pelayanan publik TNKM semakin optimal, transparan, dan akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Balai Taman Nasional Kayan Mentarang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan Konsultasi Pelayanan Publik ini.